![]() |
| XLSmart Perluas Kelas Cerdas Digital, Berdayakan 25 Ribu Siswa |
Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi tonggak penting bagi XLSmart dalam upaya mencetak talenta digital unggulan di masa depan. Melalui inisiatif Teman Pintar, operator telekomunikasi ini resmi memperluas jangkauan program Kelas Cerdas Digital (KCD) secara masif.
Berdasarkan laporan operasional hingga Mei 2026, program edukasi teknologi ini telah sukses berekspansi ke lebih dari 50 kota dan kabupaten di Indonesia. Angka partisipasi program tercatat menembus 25.640 siswa yang berasal dari 113 institusi pendidikan lintas jenjang.
Sebagai pengamat ekosistem telekomunikasi, kami menilai XLSmart telah mengambil pendekatan ganda yang sangat komprehensif. Mereka tidak sekadar menyalurkan akses internet gratis melalui Gerakan Donasi Kuota (GDK), tetapi juga mengawinkannya dengan kurikulum pelatihan teknis.
Transformasi Akses Menjadi Produktivitas
Direktur sekaligus Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menegaskan bahwa lanskap kesenjangan digital modern telah berubah drastis. Tantangan infrastruktur saat ini bukan lagi sekadar perkara ketersediaan jaringan, melainkan pada pemanfaatan koneksi tersebut.
Merza menekankan pentingnya mengubah akses digital menjadi kompetensi teknis dan produktivitas nyata yang memiliki dampak ekonomi. Oleh karena itu, XLSmart merancang sebuah ekosistem pembelajaran terintegrasi yang berfokus penuh pada penguatan kapasitas pelajar.
Visi jangka panjang perusahaan adalah mendorong generasi muda agar bertransisi dari sekadar konsumen teknologi menjadi kreator konten. Keterampilan praktis ini diyakini menjadi modal krusial bagi siswa untuk bersaing ketat di era ekonomi digital.
Empat Pilar Utama Literasi Digital
Penerapan nyata dari visi perusahaan ini baru saja dieksekusi melalui perhelatan Workshop Kelas Cerdas Digital di wilayah Boyolali, Jawa Tengah. Kegiatan edukatif ini sukses melibatkan sekitar 100 siswa pilihan yang berasal dari lima sekolah kejuruan dan menengah atas setempat.
Fokus utama pelatihan diarahkan pada pengembangan keterampilan digital aplikatif dan produksi konten kreatif yang mengangkat potensi kearifan lokal. Seluruh modul pembelajaran KCD dibangun secara kokoh di atas empat pilar, yakni kecakapan, etika, keamanan, dan budaya digital.
Metode pembelajaran langsung (hands-on learning) diterapkan dengan ketat agar peserta bisa langsung mempraktikkan teori yang didapat. Pola pelatihan interaktif ini sangat relevan dengan dinamika industri teknologi yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi.
Sinergi Edukasi dan Donasi Kuota
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Tengah, Basikun, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi langsung XLSmart bagi pelajar di daerahnya. Beliau menaruh harapan besar agar para siswa dapat mengeksploitasi fasilitas teknologi ini untuk mengakselerasi kapasitas intelektual mereka.
Tanggapan senada juga diutarakan oleh para peserta didik, yang merasa program ini telah membuka wawasan baru di sektor industri kreatif. Di luar pelatihan komprehensif tersebut, XLSmart juga terus menggenjot distribusi bantuan akses internet ke berbagai daerah.
Sebanyak 50 institusi sekolah di seluruh penjuru Indonesia telah masuk dalam daftar penerima manfaat Gerakan Donasi Kuota tahun ini. Langkah berkelanjutan ini memperkuat transformasi XLSmart yang kini bertindak sebagai fasilitator pendorong sumber daya manusia digital nasional.

forum 0 Komentar
Tinggalkan Komentar